Kejuaraan Hankook iON Race di Safari: Kunjungan berikutnya ke Cape Town, Afrika Selatan, untuk Formula E

Sharing is caring!

  • Kejuaraan Dunia ABB FIA Formula E menyambut debut sirkuit Cape Town yang cepat dan indah
  • Cuaca panas dan potensi kejutan diharapkan akan semakin menguji para pembalap dan Hankook iON Race
  • Pascal Wehrlein mempertahankan keunggulannya di klasemen keseluruhan saat Formula E tiba di Afrika Selatan

Neu-Isenburg, Jerman, 24 Februari 2023 – Benua Afrika menjadi tuan rumah putaran kelima Kejuaraan Dunia ABB FIA Formula E. Sebanyak 22 pembalap di Musim 9 akan menghadapi putaran kelima di Cape Town, Afrika Selatan, di mana suhu musim panas yang tinggi dan beberapa kejutan yang mungkin terjadi akan kembali menanti Hankook iON Race – ban dengan standar baru dalam seri balap mobil listrik.

Cape Town E-Prix 2023 memulai debutnya di ajang Formula E, sehingga para pembalap dan tim ahli Hankook Tire tidak memiliki referensi yang dapat dijadikan acuan. Balapan terakhir di India memiliki intensitas debu yang sangat banyak dan musim kemarau yang panjang sebelum balapan dimulai membuat lintasan menjadi licin. Thomas Baltes, insinyur Hankook di Keluaran Dunia ABB FIA Formula E mengatakan “Sejauh ini, produk premium kami telah menguasai semua kondisi yang berbeda, jadi kami datang ke Cape Town dengan penuh percaya diri. Kami akan mendapatkan kesan yang lebih baik tentang apa yang menanti kami ketika kami dapat memeriksa sirkuit di lokasi. Dari tata letak, sirkuit di sekitar stadion Piala Dunia 2010 ini pasti akan memberikan kesempatan bagi para pembalap untuk menyalip dengan baik, karena terdapat beberapa lintasan lurus yang panjang. Hankook iON Race harus memiliki daya cengkeram yang baik, terutama saat mengerem di tikungan.”

Pascal Wehrlein dari Jerman (TAG Heuer Porsche Formula E Team) terus memuncaki klasemen secara menyeluruh, meskipun ia berada di urutan keempat dan nyaris gagal naik podium di Hyderabad. Di akhir balapan yang menegangkan dengan banyak pertarungan dan aksi salip menyalip, kemenangan akhirnya diraih oleh Jean-Éric Vergne dari tim DS Penske, mengungguli Nick Cassidy (Envision Racing) dan António Félix da Costa (TAG Heuer Porsche Formula E Team).

Dengan 13 tikungan, lintasan lurus yang panjang dan pemandangan gunung Table, stadion Piala Dunia dan Atlantik Selatan, sirkuit di Cape Town ini merupakan lintasan tercepat dan terindah di musim ke 9 dalam kalender Formula E. Sirkuit sepanjang 2,927 kilometer ini memiliki lintasan yang berlawanan arah dengan jarum jam, dan sepanjang lintasan, ke-22 pembalap harus berbelok ke kiri sebanyak sepuluh kali dan melewati tiga belokan ke kanan. Setelah garis start, pembalap akan melaju ke jalur cepat dengan tiga belokan kiri. Tantangan lintasan ini menggabungkan tikungan empat, lima, enam, serta T7 yang memiliki kemiringan 90 derajat ke kiri lalu membawa para pembalap di lintasan lurus yang panjang, di mana lintasannya lurus tersebut akan menawarkan peluang menyalip yang baik. Tikungan delapan hingga sebelas diikuti oleh lintasan lain yang sangat cepat, yang mengarah ke jalur start/finish.

Sesi latihan bebas pertama akan berlangsung pada hari Jumat, 24 Februari, dari pukul 14:30 hingga 14:45 (waktu setempat). Sesi ini akan didahului dengan sesi pemeriksaan pada hari Jumat pukul 14:30-14:45. Sesi latihan kedua selama 30 menit akan dimulai lebih awal pada hari Sabtu pukul 09:10. Kualifikasi akan berlangsung dari pukul 11:40 hingga 12:55. Balapan akan dimulai tepat pukul 16:04.

Dalam peristiwa yang mengejutkan, Mitch Evans dari Selandia Baru mengamankan posisi pole keempat dalam karirnya di Hyderabad E-Prix. Sejauh ini, walaupun ia memulai balapan dari posisi terdepan, hal itu belum membawa keberuntungan baginya. Evans belum pernah memenangkan empat balapan yang sudah berlangsung. Balapan di Hyderabad merupakan balapan ketujuh kalinya secara beruntun di mana sang pole-sitter gagal mendapatkan posisi awal terbaik untuk meraih kemenangan.

Pascal Wehrlein, memimpin klasemen sementara dengan 80 poin setelah E-Prix Hyderabad. Hebatnya, ia telah mencetak banyak poin dalam empat balapan pertama di tahun 2023 dibandingkan dengan empat musim sebelumnya.

Nico Müller mencetak waktu tercepat pada balapan di India untuk kedua kali dalam karirnya di Formula E. Pertama kali ia meraih prestasi ini bersama Dragon Racing pada balapan keenam di Berlin E-Prix 2020.

Andre Lotterer berhasil meraih sebelas peringkat di Hyderabad, lebih banyak dari pembalap lainnya.

Balapan Formula E akhir pekan pertama di India memukau para penggemar di sekitar sirkuit yang terletak di tepi danau Hussain Sagar. Balapan ini merupakan ajang promosi yang luar biasa untuk seri mobil bertenaga listrik ini, dengan aksi yang spektakuler dan banyak pergantian posisi. Cuplikan terbaik dari putaran keempat musim ini dapat dilihat di sini.

Ikuti perkembangan berita dan informasi terbaru mengenai aktivitas Hankook di Formula E dengan mengikuti Hankook Motorsport di Instagram (@hankooktire.motorsports) dan Twitter (@hankook_sport).

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *