Pengumuman : Seleksi Mitra Strategis Pengembangan & Pengelolaan Bandara Internasional Lombok

Sharing is caring!

Pengumuman : Seleksi Mitra Strategis Pengembangan & Pengelolaan Bandara Internasional Lombok 1

JAKARTA – Tim Seleksi Mitra Kerja Sama Strategis PT Angkasa Pura I (Persero) mengundang badan usaha nasional maupun internasional untuk mengikuti Prakualifikasi Seleksi Mitra Strategis untuk kerja sama pengembangan dan pengelolaan Bandar Udara Internasional Lombok – Praya (LOP).

Seleksi Mitra Kerja Sama Strategis akan dilaksanakan sesuai dengan Keputusan Direksi PT Angkasa Pura I (Persero) nomor: KEP.215/OM.02.06/2019 tanggal 31 Desember 2019 tentang Pedoman Kerja Sama Strategis PT Angkasa Pura I (Persero).

LOP  adalah  bandara  yang  dioperasikan  di  kelola  oleh  PT  Angkasa  Pura  I  (Persero),  berlokasi   di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia yang melayani penerbangan- penerbangan domestik dan internasional dan Bandara tersebut berlokasi di Jalan Tanak Awu, di bagian tenggara dari Kota Mataram (ibukota dari Provinsi Nusa Tenggara Barat) dan berlokasi kurang lebih  8 kilometer di selatan dari kota kecil Praya (ibukota Lombok Tengah). Bandara ini dibangun di atas area seluas kurang lebih 538,5 hektar yang dimiliki secara langsung oleh PT Angkasa Pura I (Persero). Bandara ini diharapkan akan memainkan peran penting sebagai pusat (hub) pariwisata di bagian tengah Indonesia dan dengan demikian berperan penting untuk pengembangan ekonomi di area tersebut. LOP mengalami pertumbuhan yang stabil dalam pertumbuhan penumpang, dengan jumlah penumpang sekitar 3,59 juta penumpang di tahun 2018, yang telah melebihi kapasitas terminal sebanyak 3.5 juta penumpang per tahun (“mppa”). Walaupun demikian, AirNAv Indonesia mencatat penurunan traffik domestic Indonesia sebesar 17,5% di tahun 2019 dimana LOP juga mengalami penurunan sebesar 19,3% dibandingkan tahun 2018 yang dikarenakan biaya tiket pesawat domestic yang melambung tinggi di industri penerbangan. Pertumbuhan signifikan diharapkan akan tetap berlanjut dalam jangka pendek sampai menengah dengan permintaan penumpang yang diperkirakan akan melebihi 5,29 mppa pada tahun 2023.

Selain itu, program pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dicanangkan oleh Pemerintah juga menjadi peluang tersendiri untuk menjadikan Lombok sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia dan akan memerlukan peran Bandar Udara Internasional Lombok – Praya sebagai fasilitas pendukungnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, PT Angkasa Pura I (Persero) berencana untuk menggandeng mitra strategis untuk bersama-sama melakukan pengembangan dan pengelolaan Bandar Udara Internasional Lombok – Praya sebagai Bandar udara internasional yang mampu mengakomodasi pertumbuhan penumpang yang terus meningkat serta mendukung pengembangan KEK Mandalika   di masa yang akan datang.

Kerja sama strategis pengembangan dan pengelolaan Bandar Udara Internasional Lombok – Praya memiliki objective Utama yaitu:

  1. Peningkatan Layanan. Mentransformasi Bandar Udara Internasional Lombok – Praya menjadi terminal bandara dan airport city kelas dunia melalui Peningkatan Fasilitas dan Kualitas Layanan;
  2. Peningkatan Pergerakan Lalu Lintas Udara. Mempromosikan Bandar Udara Internasional Lombok  Praya sebagai bandara pariwisata terbaik di Indonesia untuk menarik wisatawan mancanegara serta meningkatkan lalu lintas internasional dan meningkatkan spending per pax;
  3. Peningkatan Pendapatan. Airport city akan berkembang menjadi fasilitas komersial non-aeronautika baru yang akan meningkatkan aliran pendapatan PT Angkasa Pura I (Persero).

Kerja sama melingkupi penyediaan dan pengoperasian dengan bentuk D-B-F-O-T (Design-Build- Finance-Operate-Transfer) untuk estimasi jangka waktu 30 (tiga puluh) tahun dengan perkiraan nilai proyek sebesar Rp 10,3 Triliun. Pengembalian investasi kerja sama dilaksanakan melalui mekanisme pembayaran oleh pengguna jasa dalam bentuk tariff, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Badan usaha yang berminat untuk berpartisipasi dalam Prakualifikasi melakukan pendaftaran dengan persyaratan sebagai berikut:

  1. Pendaftaran dan pengambilan dilakukan oleh Direktur Utama atau pejabat lain yang berwenang mewakili badan usaha atau yang dikuasakan dengan menyerahkan Surat Kuasa bermeterai cukup;
  2. Menyerahkan salinan identitas diri kepada Panitia Pengadaan;
  3. Menyerahkan Surat Pernyataan Minat/Expression of Interest yang ditandatangani oleh Direktur Utama atau pejabat lain yang berwenang; dan
  4. Seseorang dilarang bertindak sebagai kuasa untuk lebih dari satu Badan Usaha dalam pengambilan Dokumen Prakualifikasi.

Pendaftaran dilakukan dengan cara mengirimkan persyaratan pendaftaran Dokumen  Prakualifikasi di atas melalui surat elektronik ke alamat e-mail lop.project@ap1.co.id pada hari kerja sejak tanggal 10 – 29 September 2020 pukul 09.00 – 15.00 WIB. Tim Seleksi akan mengirimkan Dokumen Prakualifikasi melalui surat elektronik setelah menerima seluruh dokumen persyaratan pendaftaran.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *