KKP Bangun Komunikasi Dua Arah Wujudkan Zona Integritas WBK

Sharing is caring!

KKP Bangun Komunikasi Dua Arah Wujudkan Zona Integritas WBK 1

JAKARTA (23/7)– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) menggelar forum konsultasi publik dan sosialisasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi. Kegiatan berlangsung online dengan peserta mencapai 300an orang dari kalangan internal KKP, akademisi, serta asosiasi.

Kepala Pusat Data dan Informasi KKP Budi Sulistyo menjelaskan, forum konsultasi ini digelar sebagai sarana dialog, diskusi, pertukaran opini secara partisipatif antara penyelenggara layanan publik dengan penerima layanan publik.

“Disini bisa membahas berbagai hal terkait rancangan kebijakan hingga evaluasi pelaksaaan kebijakan yang berkaitan dengan layanan publik,” terangnya saat membuka webinar di Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Melalui forum konsultasi publik sekaligus sosialisasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi ini, lanjut Budi, Pusdatin KKP ingin membangun komunikasi dua arah dengan pihak-pihak yang dilayani.

“Semoga kita dapat bersama-sama menyelaraskan kemampuan antara penyelenggara layanan dengan harapan publik, atau meminimalisir dampak kebijakan layanan yang merugikan publik,” jelas Budi.

Pusdatin KKP memiliki lima cakupan layanan, meliputi layanan helpdesk satu data, layanan pendaftaran email KKP secara online, layanan pembangunan/pengembangan aplikasi sistim informasi, layanan penyediaan dan penggunaan loket perizinan berusaha pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) KKP, dan layanan penyampaian informasi perizinan berusaha pada PTSP KKP.

Selain sebagai layanan pusat data dan informasi, sejak April tahun lalu Pusdatin KKP ditetapkan sebagai unit kerja yang dilakukan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Sebagai unit yang ditetapkan sebagai zona integritas WBK, lanjut Budi, sudah selayaknya Pusdatin memberi layanan terbaik kepada para stakeholder. Untuk mengukur itu, Pusdatin belum lama ini melakukan survey Kepuasan Masyarakat di Semesteri I 2020.

“Hasilnya alhamdulillah 85,1, artinya dalam ketegori baik,” pungkas Budi.

Sementara itu, Inspektur I Itjen KKP Darmadi Arieswibowo menjelaskan, pemberian layanan saat ini harus beradaptasi dengan konsep kebiasaan baru. Di mana akibat Pandemi Covid-19, pola kehidupan masyarakat mengalami perubahan. Layanan dengan pemanfaatan teknologi informasi merupakan sangat di kondisi ini.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *