SRO Galang Kepedulian di Masa Pandemi melalui Pasar Modal Peduli Indonesia

Sharing is caring!

SRO Galang Kepedulian di Masa Pandemi melalui Pasar Modal Peduli Indonesia 1

Jakarta, 17 Juni 2020 – Sebagai bentuk dukungan dalam penanggulangan Pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) di Indonesia, Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan kepeduliannya dengan menggalang dana bantuan dari masyarakat Pasar Modal Indonesia melalui rekening Pasar Modal Peduli Indonesia (PMPI) di Bank Mandiri 104-000-4028-754. Inisiatif tersebut disambut baik oleh para pelaku pasar modal yang mencakup Anggota Bursa, Perusahaan Tercatat, Anak Usaha SRO, Lembaga Manajemen Investasi, Asosiasi di Lingkungan Pasar Modal, Bank Kustodian serta Karyawan SRO yang turut berpartisipasi dalam memberikan donasi.

Sejak inisiatif ini diinformasikan kepada masyarakat Pasar Modal pada akhir Maret 2020 sampai dengan akhir Mei 2020, telah terhimpun dana bantuan sebesar Rp2.887.194.511 (dua milyar delapan ratus delapan puluh tujuh juta seratus sembilan puluh empat ribu lima ratus sebelas rupiah).

Selain dana bantuan, PMPI juga menerima donasi berupa barang yang terdiri dari:

NoJenis BantuanJumlah Barang
 Alat Pelindung Diri (APD) 
1Hand Sanitizer16 liter
2Face Shield200 buah
3Safety Boots100 pasang
4Hazmat Suit850 buah
5Masker Reusable Non Medis20.000 buah
6Masker KN95 Non Medis + Replaceble Filters480 buah
 Lainnya 
7Hospital Beds50 unit
8Minyak Goreng @ 1 liter27.780 pouch

Dana yang telah terhimpun juga dipergunakan untuk pengadaan 100 unit Ventilator Portable Indonesia (Vent-I) senilai Rp1.250.000.000 (satu milyar dua ratus lima puluh juta rupiah) yang akan didonasikan kepada Rumah Sakit Rujukan COVID-19 yang membutuhkan. Vent-I merupakan ventilator portable jenis non-invasive yang merupakan hasil kerja sama antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan Universitas Padjajaran dan Yayasan Pembina Masjid Salman ITB.

Guna memberikan dampak yang lebih luas dalam pemberian bantuan terkait penanganan COVID-19 di Indonesia, selebihnya dari dana bantuan yang diterima pada rekening PMPI yaitu sejumlah Rp1.637.194.511,- (satu milyar enam ratus tiga puluh tujuh juta seratus sembilan puluh empat ribu lima ratus sebelas rupiah) disalurkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di bawah naungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Rabu (10/6). Selain donasi dalam bentuk dana bantuan, PMPI juga akan menyalurkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) kepada BNPB.

Seremoni Penyerahan Donasi Ranjang Rumah Sakit dan Ventilator

Pada Rabu (17/6) bertempat di Gedung BEI, PMPI secara simbolis menyerahkan donasi berupa 50 unit Ranjang Rumah Sakit atau Hospital Beds yang merupakan produk dari PT Chitose International Tbk kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), yang dalam acara penyerahan tersebut diwakilkan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K). MARS. Kemenkes RI melalui Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan telah menunjuk 3 (tiga) rumah sakit rujukan COVID-19 dalam hal ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk menerima donasi tersebut, yaitu; RSUD Ir. Soekarno Kab. Sukoharjo, Jawa Tengah, RSUD Kabupaten Kediri, Jawa Timur, masing-masing 15 unit dan RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Kab. Bangkalan, Jawa Timur sebanyak 20 unit. Para perwakilan dari RSUD tersebut turut menyaksikan seremoni melalui media video conference.

Pada kesempatan yang sama, PMPI secara simbolis menyerahkan pula donasi berupa 100 unit Ventilator Portable Indonesia (Vent-I) untuk didistribusikan kepada rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI Jakarta dan daerah lain di Indonesia yang membutuhkan, berdasarkan rekomendasi dari Kemenkes RI. Vent-I diserahkan secara simbolis kepada Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati sebagai perwakilan rumah sakit penerima. Selain itu, ketiga RSUD penerima Hospital Beds juga menerima donasi Vent-I dari PMPI. Seremoni ini dihadiri oleh Direktur Utama RSUP Fatmawati, Dr. Mochamad Syafak Hanung, Sp.A, MPH, Direktur PT Chitose International Tbk, Fadjar Swatyas, dan turut disaksikan oleh perwakilan dari Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) dan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI).

Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi mewakili SRO dalam sambutannya menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya atas dukungan yang telah diberikan seluruh pelaku pasar modal untuk donasi penanggulangan COVID-19 baik melalui Pasar Modal Peduli Indonesia maupun secara mandiri.

Senada dengan Direktur Utama BEI, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dr. Bambang Wibowo memberikan apresiasi serta menyampaikan terima kasih kepada SRO serta seluruh pihak yang terlibat atas upaya penggalangan bantuan dalam bentuk dana maupun berupa barang untuk penanggulangan Pandemi COVID-19 di Indonesia melalui PMPI.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan terkait Penanggulangan Pandemi COVID-19

Selain menggalang bantuan melalui PMPI sebagai bentuk kepedulian bersama para pelaku pasar modal, SRO juga melaksanakan serangkaian kegiatan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang berhubungan dengan penanggulangan Pandemi COVID-19 di Indonesia. Pada Jumat (15/5) sebagai bentuk kepedulian SRO dalam meringankan beban para pekerja di lingkungan Gedung BEI serta dalam suasana bulan Ramadan 1441 Hijriah yang lalu, SRO mengadakan kegiatan CSR tahunan yaitu penyaluran 725 bingkisan Ramadan berupa paket kebutuhan pokok untuk para petugas Gedung BEI yang mencakup petugas kebersihan, satuan pengamanan, petugas parkir, teknisi, dan lain-lain.

Selain itu, masih dalam suasana bulan suci Ramadan, SRO juga melakukan inisiatif program penyisihan Tunjangan Hari Raya (THR) dan matching donation yang diikuti oleh Dewan Komisaris dan Direksi, serta Karyawan SRO. Seluruh karyawan turut berpartisipasi menyisihkan secara sukarela sebagian dana dari THR yang didapat untuk zakat dan donasi kepada masyarakat yang membutuhkan guna mempercepat penanggulangan COVID-19 di Indonesia. Total nilai donasi yang berhasil dikumpulkan dari inisiatif SRO tersebut apabila digabungkan dapat mencapai lebih dari Rp 1 Miliar.

Melalui program CSR, BEI telah menyalurkan bantuan beasiswa bagi siswa yang orangtuanya terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) imbas dari Pandemi COVID-19, serta menyalurkan APD dan kebutuhan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan dan terdampak Pandemi COVID-19 di seluruh wilayah di Indonesia. BEI juga akan segera melakukan penyaluran 1.500 paket kebutuhan pokok pada bulan Juni 2020.

Sementara itu, program CSR KPEI yang bertema “Bersama KPEI Melawan COVID-19” telah menyalurkan bantuan berupa sembako dan cairan disinfektan kepada Yayasan Galuh di Bekasi pada Rabu (10/6), pemberian bantuan dana melalui program Food for Animals kepada Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI) pada Jumat (12/6), dan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan dalam bentuk 396 bingkisan makanan untuk tenaga kesehatan di RSUD Kota Tangerang, yang rencananya akan dilaksanakan pada Jumat (26/6).

Kegiatan CSR lainnya dilakukan KSEI pada bulan Ramadan yang lalu melalui penyaluran bantuan berupa 500 paket bahan makanan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan bantuan distribusi oleh karyawan. Pada awal Juni 2020 KSEI juga telah menyerahkan 1.000 APD kepada tenaga kesehatan di 32 rumah sakit yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Pemilihan bantuan kepada rumah sakit didasarkan pada urgensi ketersediaan APD yang dibutuhkan oleh rumah sakit tersebut.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *