Jack Ma: Tidak Hanya Perlengkapan Medis, Berbagi Pengalaman Penting untuk Kalahkan Covid-19

Sharing is caring!

Jack Ma: Tidak Hanya Perlengkapan Medis, Berbagi Pengalaman Penting untuk Kalahkan Covid-19 1

Jakarta, 30 April 2020 – Berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik, adalah hal yang krusial dalam usaha penanganan Covid-19, mengutip pernyataan Jack Ma (28/4) pada sesi livestream webinar medis yang mempertemukan sejumlah praktisi medis di Afrika dan Tiongkok untuk bertukar pikiran tentang metode-metode dalam penanganan penyebaran virus corona.

Pendiri Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation ini melanjutkan, “Selama tiga bulan terakhir, saya mengikuti perkembangan pandemi ini setiap hari. Di tengah berbagai upaya kami memberikan bantuan perlengkapan medis, kami menyadari bahwa dalam pandemi ini, dunia tidak hanya membutuhkan perlengkapan medis, pengalaman para petugas medis sebagai garda terdepan dalam menghadapi pandemi juga begitu penting. Hal tersebut menjadi alasan utama kami mengembangkan GMCC, Global MediXchange, yakni untuk berbagi pengalaman agar negara-negara dan wilayah-wilayah lain tidak perlu memulai dari nol.”

Jack Ma melanjutkan, “Solidaritas dan kolaborasi menjadi kunci kesuksesan kita. Solusinya terletak bukan pada isolasi, melainkan pada kerja sama.” (Simak pernyataan lengkap Jack Ma disini.)

Acara webinar tersebut diselenggarakan oleh GMCC, platform online yang dirancang untuk berbagi pengetahuan medis, pengalaman langsung, dan praktik terbaik dalam penanganan virus corona.

Sesi webinar untuk praktisi medis Indonesia diselenggarakan kemarin (29/4), sebuah kerja sama antara GMCC dan Kedutaan Besar Indonesia di Beijing. Dalam sesi ini, ahli medis dari Affiliated Hospital of Qingdao University dan lebih dari 300 tenaga kesehatan Indonesia bergabung dalam sesi diskusi tentang pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik mereka. Adapun partisipan tersebut merupakan perwakilan dari berbagai institusi, termasuk, RS Cipto Mangunkusumo, RS Dr. Sutomo, RS Siloam, RS Pelni, RSPAD Gatot Subroto, Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan Jawa Barat.

Dalam sesi webinar ini, para ahli dan partisipan membahas berbagai topik, termasuk pendekatan penanganan pasien gawat darurat, panduan pada situasi isolasi darurat, proteksi tenaga medis dan frontliner, panduan proteksi isolasi di rumah,dan panduan psikologis dalam situasi pandemi.

“Seperti negara-negara lain di dunia, Indonesia tengah dihadapkan pada tantangan yang sepenuhnya baru. Oleh karena itu, saat ini sangat penting bagi para tenaga medis dan staf untuk dapat memperoleh akses ke pengetahuan, pengalaman, dan keahlian mengenai Covid-19. Kami sungguh mengapresiasi Jack Ma Foundation, Alibaba Foundation, dan Alibaba Health, dan Affiliated Hospital of Qingdao University, yang telah menghadirkan platform dan pengetahuan penting ini. Hal ini bermanfaat bagi para tenaga dan staf medis di Indonesia yang tengah melakukan upaya terbaiknya untuk memenangkan perang terhadap pandemi ini,” kata Djauhari Oratmangun, Duta Besar Republik Indonesia untuk RRT dan Mongolia.

Diluncurkan pada bulan Maret lalu, GMCC  diprakarsai oleh Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation dengan tujuan mengatasi Covid-19 melalui komunikasi dan berbagi pengetahuan. Didukung teknologi dan perangkat dari Alibaba Health dan Alibaba Cloud, platform ini memiliki tiga komponen utama: buku panduan digital tentang pencegahan dan penanganan pandemi, diskusi online secara real-time, serta video dan webinar. Hingga kini, platform ini telah menyelenggarakan sesi berbagi pengetahuan antara pimpinan gugus tugas penanganan pandemi dan pakar medis di Tiongkok dengan tenaga medis dari rumah sakit di Rwanda, Etiopia, Afrika Selatan, Zimbabwe, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika, dan Indonesia.

Platform GMCC dan semua informasi yang terdapat di dalamnya, termasuk video webinar, Buku Panduan Konstruksi dan Operasi Rumah Sakit Karantina, Rumah Sakit Darurat, Strategi Tanggap Rumah Sakit Umum, serta Pencegahan dan Penanganan Covid-19 dapat diakses secara gratis dan online. Kunjungi tautan ini untuk bergabung dan mendapatkan informasi pada platform GMCC

Tentang Jack Ma Foundation

Didirikan oleh Jack Ma, pendiri Alibaba Group, Jack Ma Foundation didirikan pada 15 Desember 2014 dan berfokus pada pendidikan, kewirausahaan, kepemimpinan perempuan, dan lingkungan. Yayasan ini bercita-cita untuk menjadi organisasi filantropi yang andal, partisipatif, dan berkelanjutan. Jack Ma Foundation sejauh ini mendukung proyek-proyek di seluruh dunia termasuk Program Pendidikan Pedesaan Jack Ma, Prakarsa Hadiah Netpreneur Afrika, Program Beasiswa Ma & Morley, dan Queen Rania Foundation dari Jordan. Selain itu, Yayasan ini  juga telah mendanai sejumlah proyek di area prioritasnya. Jack Ma Foundation berkomitmen untuk memberdayakan pendidik pedesaan, pengusaha, anak-anak pedesaan, pebisnis muda, dan perempuan untuk memperlengkapi mereka untuk masa depan dan untuk membantu membangun masyarakat yang lebih bahagia, sehat, lebih berkelanjutan dan lebih inklusif.

Tentang Alibaba Foundation

Alibaba Foundation, yang didirikan pada Desember 2011, bertujuan untuk menciptakan budaya yang menggugah individu untuk terlibat dalam filantropi, menjadikannya berkelanjutan dan berkontribusi secara tulus kepada masyarakat sipil dan alam. Aspek pendanaan utamanya mencakup perlindungan air, membangun kepedulian lingkungan dan pengembangan organisasi hijau. Alibaba Group berkomitmen untuk mencurahkan sebagian dari pendapatan tahunannya kepada Alibaba Foundation untuk memastikan pendanaan jangka panjang yang berkelanjutan dengan penyampaian yang tepat waktu apabila terjadi bencana alam atau perluasan proyek filantropi.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *