Menkes Ajak Semua Pihak Turunkan Angka Stunting

Sharing is caring!

Jakarta, 28 Oktober 2019 – Hari ini Menkes Terawan Agus Putranto bertemu dengan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, di Kantor BKKBN, di Jakarta. Pertemuan silaturahmi ini membahas tentang pembangunan SDM erat kaitannya dengan asupan gizi setiap individu. Hal ini tentunya mempengaruhi pembangunan Sumber Daya Manusia di Indonesia.

Menurut Menkes Terawan, salah satu pesan Presiden saat melantik Menteri Kesehatan periode 2019-2024 adalah menurunkan angka stunting di Indonesia sesuai dengan standard WHO, atau bahkan bisa lebih turun lagi.
Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar, kondisi gizi anak telah menunjukkan perbaikan. Pada masalah stunting terjadi penurunan prevalensi pada anak balita dari 37,21% di tahun 2013 menjadi 30,79% tahun 2018.

Dalam pertemuannya dengan Kepala BKKBN, Menkes Terawan Agus Putranto mengatakan pentingnya kesehatan jasmani serta pendidikan yang baik untuk menciptakan generasi sehat yang maju dan unggul.

Hal itu sejalan dengan beberapa program BKKBN yaitu Generasi Berencana (Genren) dan pengaturan jarak kehamilan yang berfokus pada bagaimana praktek pemberian gizi yang baik bagi anak, sehingga gizi anak dalam satu keluarga tersebut terpenuhi dengan baik.

”Kami sudah lama kenal, tentu saja BKKBN akan selalu mendukung program Kementerian Kesehatan, terutama masalah stunting ini,” ujar Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo

Hal ini disambut baik oleh Menkes Terawan. ”Saya harap hubungan dekat kami bisa mengatasi permasalahan kesehatan di negeri ini,” ujarnya.
Selain itu imbauan bahwa tidak hanya Kementerian Kesehatan dan BKKBN yang berupaya mengendalikan stunting, tetapi kementerian dan lembaga lain di pusat maupun daerah memiliki peranan untuk menurunkan angka stunting.

”Dalam rangka sumpah pemuda, Ayo maju bersama singsingkan lengan baju menurunkan angka stunting,” ujar Menkes Terawan mengakhiri pertemuan.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *