Tak Hanya Orang Sakit, Orang Sehat pun Datang ke Puskesmas Ini

Sharing is caring!

Banyuwangi, 2 Oktober 2019 – Pada umumnya, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) menjadi tempat berobat orang sakit. Di Banyuwangi, ada Puskesmas yang banyak dikunjungi tidak hanya oleh orang sakit, tapi juga orang sehat.

Puskesmas Sempu namanya, Puskesmas itu mengubah paradigma sakit menjadi paradigma sehat. Artinya orang yang datang ke fasilitas kesehatan tidak hanya orang sakit tapi juga orang sehat.

Orang sehat yang datang ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penyuluhan tentang pencegahan terjadinya masalah kesehatan. Hal itulah yang dilakukan oleh Puskesmas Sempu.

Kepala Puskesmas Hadi Khusaeri mengatakan Puskesmas Sempu kini melayani orang sehat. Mereka yang datang dari berbagai kalangan, mulai dari anak PAUD, TK, SD, SMA, hingga orang tua.

Kegiatan ini dilakukan melalui inovasi Mal Orang Sehat. Hadi memberikan istilah ‘beli edukasi orang sehat’, setiap orang sehat yang datang ke sana untuk mendapatkan edukasi tentang pencegahan terjadinya masalah kesehatan. Sementara untuk orang sakit tidak boleh masuk mal tersebut. Penyuluhan yang diberikan berupa cara berperilaku hidup sehat.

Saat itu nampak sejumlah anak TK berbaris ke belakang. Mereka mendengarkan instruksi dari penyuluh tentang menggosok gigi yang baik dan benar. Anak-anak nampak antusias, dan secara tidak langsung penyuluhan tersebut juga menjadi edukasi bagi para orang tua.
Hal tersebut menjadi salah satu dari berbagai jenis edukasi yang diberikan di Mal Orang Sehat. Siapapun bisa datang ke mal tersebut.

”Mal Orang Sehat merupakan inovasi yang sudah direplikasi oleh Puskesmas lain. Sekarang (konsep Mal Orang Sehat) ada di 45 Puskesmas di Kecamatan Sempu,” kata Hadi, Selasa (2/10).

Keberadaan Mal Orang Sehat memberikan pengaruh signifikan pada tingkat kesehatan masyarakat. Hadi menjelaskan bahwa sebelum ada Mal Orang Sehat, persentase orang sakit di Kecamatan Sempu yang datang ke Puskesmas Sempu sebesar 70% dan 30% orang sehat. Saat ini justru orang sehat yang lebih banyak, yakni 54,7% sementara orang sakit 45,3%.

”Dari 45,3 persen itu 30 persen di antaranya dari luar wilayah Kecamatan Sempu,” ucap Hadi.

Hadi mengatakan, menurut pasien yang berobat, Puskesmas Sempu memiliki pelayanan yang baik. Hal tersebut yang menyebabkan banyak orang dari luar Kecamatan Sempu berobat ke Puskesmas yang di pimpinnya.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *