Genjot Nasabah, BNI Syariah Gandeng Ikatan Alumni ITS

Sharing is caring!

Jakarta, 24 Mei 2019. BNI Syariah menggandeng Ikatan Alumni Insitut Teknologi Sepuluh November (IKA ITS) terkait dengan pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan syariah.

Hal ini dituangkan dalam penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara BNI Syariah dengan IKA ITS bertempat di Plaza Pupuk Kaltim Jl. Kebon Sirih Raya No.6A Jakarta Pusat. Acara ini dihadiri oleh SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi dan Ketua Umum IKA ITS, Dwi Soetjipto.

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan dalam MoU ini ada lima poin kerjasama yang akan dilakukan. “Pertama adalah terkait dengan pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan syariah,” kata Iwan, Jumat (24/5).

Kedua adalah kerjasama terkait dengan kartu co-branding. Sedangkan ketiga adalah pemanfaatan produk pembiayaan konsumer dan keempat produk kartu pembiayaan Hasanah Card. Selain itu poin terakhir adalah terkait pemanfaatan produk tabungan haji dan umroh dan pembiayaan umroh.

Dengan MoU ini diharapkan dalam waktu dekat akan ada perjanjian kerjasama (PKS) yang membahas mengenai detail kerjasama seperti misalnya adalah pembiayaan umroh untuk anggota Ikatan Alumni Insitut Teknologi Sepuluh November.

Potensi dari kerjasama ini tercatat cukup besar. Mengingat jumlah anggota Ikatan Alumni Insitut Teknologi Sepuluh November terakhir berjumlah 30 ribu orang. Targetnya pada 2020 mendatang sebanyak 20% anggota IKA ITS akan menggunakan kartu tanda anggota (KTA) BNI Syariah.

Kartu KTA ini bisa digunakan untuk transaksi melalui rekening tabungan BNI Syariah. Setiap tahun tercatat jumlah wisuda dari ITS mencapai 3600 wisudawan. Hal ini menjadi potensi besar, apalagi beberapa anggota alumni IKA ITS merupakan pengambil keputusan penting baik di pemerintahan maupun di perusahaan.

Tentang BNI Syariah

BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,94% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diantaranya layanan lebih dari 16.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 349 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.584 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah. ***

Tentang Hasanah

Hasanah merupakan corporate campaign BNI Syariah yang memiliki makna “segala kebaikan” bagi diri sendiri, masyarakat, maupun bangsa dan Negara baik di dunia maupun di akhirat (QS. Al Baqarah 201). Hasanah merupakan sebuah nilai yang disarikan dari Al – Quran dan menjadi identitas BNI Syariah dalam menebarkan kebaikan melalui insan hasanah dan produk / layanannya. Cita – cita mulia yang ingin disampaikan melalui nilai Hasanah adalah kehadiran BNI Syariah dapat membawa kebaikan bagi seluruh pihak serta menjadi Rahmatan Lil’ Alamin. Hasanah didasari oleh Maqoshid Syariah yang berarti tujuan dari ditetapkannya syariah (hukum agama) yaitu untuk melindungi keyakinan, keberlangsungan hidup, dan hak asasi manusia terdiri dari lima hal yaitu menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga akal, menjaga keturunan dan menjaga harta.

Dewan Pengawas Syariah: Ketua: K.H. Ma’ruf Amin; Anggota: DR. Hasanudin M. AG.

Dewan Komisaris: Komisaris utama: Fero Poerbonegoro; Komisaris: Max Niode; Imam Budi Sarjito; Komaruddin Hidayat*

Direksi: Direktur Utama: Abdullah Firman Wibowo; Direktur Bisnis: Dhias Widhiyati; Direktur Kepatuhan dan Risiko: Tribuana Tunggadewi; Direktur Keuangan dan Operasional: Wahyu Avianto; SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan: Iwan Abdi.

*) belum efektif, masih dalam proses fit & proper test

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *