Siaran Pers dan Tujuannya

Sharing is caring!

Siaran pers atau press release merupakan komunikasi tertulis yang melaporkan informasi spesifik tetapi singkat tentang suatu peristiwa, keadaan, atau kejadian lainnya. Hal ini biasanya terkait dengan bisnis atau organisasi dan diberikan kepada media melalui berbagai cara.

Meski disebarkan ke media, namun sebaiknya pembuat siaran pers atau press release tidak berharap terlalu banyak media akan memanfaatkannya untuk membuat sebuah berita. Media mempertimbangkan sebuah siaran pers apabila di dalamnya memuat peristiwa atau keadaan yang mungkin menarik minat pembaca atau pendengar mereka, atau bermanfaat bagi komunitas dengan cara tertentu. Jika Anda beruntung, siaran pers bikinan Anda mungkin saja akan diambil oleh blogger, tweeter, dan orang lain yang membacanya dan merasa layak untuk dipromosikan dalam jejaring sosial mereka.

Dua Jenis Dasar Siaran Pers
Beberapa siaran pers menuliskan teks “immediate release” atau “dapat diberitakan segera” pada bagian header. Artinya, siapa pun dapat berbagi informasi segera setelah rilis tersebut dipublikasikan oleh institusi atau konsultan Public Relations yang ditunjuk. Siaran pers lainnya mungkin memiliki batas waktu yang memungkinkan hanya sumber media tertentu untuk melaporkannya dengan segera. Selebihnya, terdapat layanan berita lain, situs web, atau pemilik blog untuk publikasi susulan.

Tujuan Utama Siaran Pers
Ada perbedaan antara “berita” dan “siaran pers.” Tujuan utama siaran pers adalah untuk mempromosikan sesuatu yang signifikan dan spesifik. Siaran pers berupa dokumen yang menganut format ringkas dan melayani tiga tujuan pemasaran dan promosi:

  • Agar media mengetahui tentang suatu peristiwa dan berharap bisa dieruskan ke publik
  • Agar media mengetahui tentang bisnis Anda dan mengharapkan seorang reporter akan melihat berita di siaran pers Anda dan menuliskannya menjadi artikel berita aktual
  • Untuk membantu mempromosikan bisnis Anda di Internet melalui blog, situs web, dan jejaring sosial. Kalau yang ini sifatnya merupakan publisitas pembaca secara langsung.

Kiat untuk Menulis Siaran Pers
Siaran pers selalu dimulai dengan nama kota tempat asalnya dan tanggal saat ini. Mereka harus selalu ditulis sebagai orang ketiga. Tulis seolah-olah Anda sedang membagikan informasi yang menarik. Jika informasi Anda tidak memukau, maka tambahkan sesuatu yang bisa menjadi “nilai berita” bagi media.

Hubungkan siaran pers Anda dengan tren atau kejadian terkini dalam berita juga dapat membantu menarik perhatian. Intinya adalah bahwa jika acara Anda membosankan, maka siaran pers Anda mungkin akan sama sekali tidak dilirik oleh pers.

Hindari kata-kata yang kering dan kaku. Karena alasan ini, maka Anda tidak ingin kehilangan pembaca dengan kalimat pertama yang kurang “menjual”.

Siaran pers bukan hanya penyerahan fakta. Siaran pers selalu menggunakan kutipan yang diambil dari seseorang yang penting untuk acara tersebut, misalnya CEO atau direktur eksekutif perusahaan. Tetapi kutipan dalam siaran pers jarang merupakan kutipan kata demi kata dari apa yang sebenarnya dikatakan oleh seseorang atau nara sumber. Kutipan atau quote wajib ada di dalam siaran pers dan sebaiknya merupakan berupa ide dari nara sumber yang ditambahi dengan informasi yang padat dan menarik untuk diberitakan.

TIdak Berharap Terlalu Banyak pada Siaran Pers
Siaran pers bukan alat pemasaran yang memberikan jaminan akan dimuat dalam wujud berita oleh media, Oleh karenanya Anda tidak harus terlalu berharap setiap siaran pers yang Anda tulis akan selalu diambil dan diteruskan oleh sumber media utama.

Disarikan dari berbagai sumber

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *